Kasih Sayang Berpengaruh pada Perkembangan Otak Bayi - Hal yang dapat berpengaruh besar pada perkembangan fisik anak bukanlah Kasih sayang orang tua semata . Tetapi berdasarkan hasil penelitian para Ilmuwan menemukan bahwa otak anak yang diabaikan oleh orang tua lebih kecil dan memiliki beberapa bagian yang kurang berkembang baik.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut adalah dengan cara membandingkan hasil dari para peneliti dengan cara memotret otak anak-anak yang berusia 3 tahun. Kemudian salah satu anak dalam penelitian oleh orang tuanya diabaikan dan satunya tidak. Ternyata hasilnya tidak sama, salah satu otak lebih besar ketika dibandingkan dengan yang lainnya.
Dan anak yang diabaikan ternyata di otaknya terlihat memiliki beberapa bintik hitam. Berdasarka para peneliti, hal tersebut menunjukkan bahwa kurangnya kemampuan seorang anak sehingga menyebabkan anak tersebut kurang dapat mengembangkan ketrampilan seperti yang dimiliki anak yang disayang orang tua. jadi Kasih Sayang Berpengaruh pada Perkembangan Otak Bayi
Hal ini berarti bahwa anak yang diabaikan oleh orang tuanya maka akan tumbuh menjadi orang dewasa yang kurang cerdas, kurang mampu berempati terhadap orang lain, cenderung kecanduan obat-obatan dan terlibat kekerasan. Anak yang diabaikan juga lebih besar kemungkinannya menjadi penganguran dan memiliki gangguan mental serta masalah kesehatan lainnya saat dewasa.
Dan menurut para peneliti, hal yang menjadi penyebab paling utama dari perbedaan yang lsangat uar biasa antara kedua otak anak tersebut yakni perlakuan ibu. Anak yang otaknya berkembang dengan sangat baik lebih diperhatikan oleh ibu yang secara terus-menerus responsif terhadap bayinya. Sedangkan anak yang otaknya menyusut sering diabaikan dan dianiaya.
Rusaknya otak yang dikarenakan oleh pengabaian atau pelecehan dapat terlihat dalam taraf yang tidak sama. Makin besar pengabaiannya, makin besar juga rusaknya gen. Sebanyak 80 % beberapa sel otak seseorang diproduksi pada 2 tahun pertama sesudah kelahiran. Bbila sistem perkembangannya tidak beres, maka kerusakkan yang dihasilkan berbentuk permanen.
Penelitian lain memperlihatkan bahwa beberapa atau seebagian besar atau lebih kurang 75 % lebih beberapa pelaku tindak kriminal muda mempunyai otak yang belum berkembang dengan baik. Mereka mengalami pengabaian dalam 2 tahun pertama kehidupannya yang mencegah otaknya berkembang. mengakibatkan, mereka tidak dapat mengarahkan kekuatan otaknya dengan maksimal serta rawan melakukan tindak kejahatan. Jadi kita baru menyadar bahwa ternyata Kasih Sayang Berpengaruh pada Perkembangan Otak Bayi

EmoticonEmoticon