Cara Mengembangkan Kemampuan Motorik Anak

Cara Mengembangkan Kemampuan Motorik Anak - Dunia anak-anak memang sangat indah dan bervariasi. Perkembangan manusia dimulai dari masa anak-anak kemudian tumbuh dewasa dan kemudian tua. Pada masa anakanak inilah dipenuhi dengan masa bermain. Berbicara masalah bermain erat kaitannya dengan kotor, apalagi jika bermainnya diluar rumah. Biarkanlah, jangan dilarang, biarkan tubuh mereka kotor, karena dengan membiarkan anak sedikit berkotor-kotoran, justru sangat bermanfaat baik untuk perkembangan motoriknya. .Walau dirasa sangat sulit untuk menjaga agar anak tetap bersih dan terhindar dari kuman penyakit ketika sedang bermain di luar rumah.

Dan berikut ini adalah ke 8 alasan mengapa Anda perlu untuk membiarkan anak-anak anda untuk bermain dengan hal-hal yang berbau kotor, yangt dipakai sebagai Cara Mengembangkan Kemampuan Motorik Anak.


1. Mempertajam panca indra
Dengan berbagai permaianan seperti  sepakbola, bermain layang-layang, dan menangkap ikan di sungai atau kolam sangat identik dengan hal-hal yang kotor seperti lumpur.

Namun pengalaman-pengalaman sensorik seperti ini dapat membantu anak lebih memahami dunia luar yang lebih baik daripada apa yang dibacanya dari buku. Hal ini juga dapat meningkatkan kemampuan panca indra.

2. Merangsang daya ingat
Percayakah anda jika seorang anak yang memiliki banyak waktu untuk bermain di alam bebas akan lebih mudah belajar matematika. Ketika anak bermain dengan mengumpulkan bebatuan, dedaunan, atau kerang-kerang kotor, dirinya akan lebih mudah mengingat-ingat hal yang ditemuinya seperti bentuk dan warna.

3. Membangun kreativitas
Jika Anda merasa kesusahan dalam mengawasi anak dan anda merasa khawatir jika membiarkannya bermain bersama teman-temannya di taman yang jauh dari rumah. Coba sediakan tempat bermain untuk anak di halaman rumah sehingga membuat anak bebas mengekspresikan imajinasi seperti membangun istana pasir agar kreativitasnya terasah.

4. Mengasah kemampuan belajar matematika 
Coba ajak anak untuk terlibat dalam kegiatan kecil di dapur, seperti membuat adonan kuenya sendiri. Meski anak dapat membuat suasana dapur berantakan, hal ini baik untuk mengasah kemampuan matematikanya, seperti mengukur takaran gula dan tepung dengan tepat.

5. Membangun kemandirian.
Terlalu banyak memberikan kontrol pada anak ketika di meja makan, seperti menyuapi anak agar makannya tidak belepotan, dapat membuat anak tumbuh menjadi anak yang manja dan tidak mandiri.

Sebaliknya, biarkan anak makan dengan tangannya sendiri meski hal itu membuat meja makan berantakan dan kotor. Hal ini baik untuk melatih kemandiriannya.

6. Membuat anak lebih terampil menciptakan suatu kerajinan
Dengan menyediakan peralatan seperti gunting, spidol, cat, krayon, lem, dan kertas di rumah, anak akan lebih trampil dalam menciptakan suatu karya seni atau kerajinan. Biarkan lantai atau karpet Anda sedikit kotor oleh potongan kertas dan tumpahan cat atau lem, karena hal ini baik bagi anak untuk menemukan bakatnya.

7. Membangun imajinasi yang positif
Ruang bermain yang dipenuhi oleh mainan elektronik, video game, dan televisi hanya akan membangun imajinasi negatif seperti ketakutan anak terhadap monster yang ditemuinya dalam video game.

Sebaliknya, sediakan buku-buku yang menceritakan tentang alam dan alat permainan seperti lego yang dapat disusun menjadi bentuk tertentu. Hal ini dapat membuat anak mengembangkan imajinasinya yang lebih postif.

8. Mengajarkan anak tentang menjaga kebersihan
Yang perlu Anda ajarkan kepada anak setelah dirinya bermain dengan hal-hal kotor adalah bagaimana caranya membersihkan diri dan menjaga kebersihan lingkungannya. Mengajarkan anak untuk selalu menjaga kebersihan diri setelah bermain dapat mendidiknya menjadi pribadi yang bertanggung jawab.

Dengan melihat hasil dari manfaat bermain diatas anda akan semakin yakin bahwa tidak selamanya yang kotor-kotor itu jelek hasilnya, malahan dapat digunakan sebagai cara mengembangkan kemampuan motorik anak.

1 comments:

OOO... Ternyata gitu to caranya. Makasih ya..!!!


EmoticonEmoticon