Adalah hal yang wajar jika rasa takut merasa ketakutan akan suatu hal yang masuk akal. dan itu normal karena raa takut adalah merupakan bagian perkembangan balita umur 2-3 tahun. dan itu sehat. Oleh karena itu sebagai orang tua wajib mengenali setiap ketakutan anak, mengatsinya dengan bijak tetapi jangan terlalu melindunginya secara berlebihan.
Berikut beberapa tips dalam menghadapi ketakutan anak :
1. Ketakutan ditinggal.
Dekaplah dengann erat supaya anak tenang ketika anak merasa tidak mau ditinggal sendirian dan berteriak atau menangis. Wajar saja karena dalam usia seperti ini balita anda tidak boleh ditinggalkan terlalu lama sendirian. Agar balita anda tenang kembali bicaralah dengan lemah lembut.
2.Ketakutan akan lingkungan sekitar.
Agar balita lebih berani terhadap sesuatu hal yang baru, berikanlah motivasi, adaptasi terhadap hal-hal baru, misal anak takut terhadap suara halilintar tenangkan balita anda. Buatlah ritual-ritual tertentu seperti berlindung dibalik selimut, memberkannya boneka sebagai jimat untuk dipeluk.
3. Ketakutan untuk bergaul dengan manusia lain.
Biasakanlah balita anda berkumpul dengan banyak orang, seperti saudara-saudaranya atau tetangga. Perkenalkanlah dengan orang-orang baru dengan cara yang lembut.
4. Takut akan malam hari.
Berikan rasa aman dan kasih sayang pada balita anda pada anak menjelang tidurnya pada malam hari. Bila balita anda merasa takut akan gelap, terangi kamarnya Jangan membesar-besarkan sesuatu hal jika anak terbangun tengah malam karena mimpi yang buruk.
5. Takut setan.
Jangan biarkan anak-anak menonton film horor atau membacakan cerita-cerita tentang hantu atau menakut-nakuti balita anda yang akan menimbulkan imajinasi atau fantasi jelek pada balita anda sehingga dapat menimbulkan krtakutan yang berlebih. Kalau dibiarkan yang repot kita juga, soalnya kemana-mana pasti si anak minta diantar walaupun ada didalam rumah.
Berikut beberapa tips dalam menghadapi ketakutan anak :
1. Ketakutan ditinggal.
Dekaplah dengann erat supaya anak tenang ketika anak merasa tidak mau ditinggal sendirian dan berteriak atau menangis. Wajar saja karena dalam usia seperti ini balita anda tidak boleh ditinggalkan terlalu lama sendirian. Agar balita anda tenang kembali bicaralah dengan lemah lembut.
2.Ketakutan akan lingkungan sekitar.
Agar balita lebih berani terhadap sesuatu hal yang baru, berikanlah motivasi, adaptasi terhadap hal-hal baru, misal anak takut terhadap suara halilintar tenangkan balita anda. Buatlah ritual-ritual tertentu seperti berlindung dibalik selimut, memberkannya boneka sebagai jimat untuk dipeluk.
3. Ketakutan untuk bergaul dengan manusia lain.
Biasakanlah balita anda berkumpul dengan banyak orang, seperti saudara-saudaranya atau tetangga. Perkenalkanlah dengan orang-orang baru dengan cara yang lembut.
4. Takut akan malam hari.
Berikan rasa aman dan kasih sayang pada balita anda pada anak menjelang tidurnya pada malam hari. Bila balita anda merasa takut akan gelap, terangi kamarnya Jangan membesar-besarkan sesuatu hal jika anak terbangun tengah malam karena mimpi yang buruk.
5. Takut setan.
Jangan biarkan anak-anak menonton film horor atau membacakan cerita-cerita tentang hantu atau menakut-nakuti balita anda yang akan menimbulkan imajinasi atau fantasi jelek pada balita anda sehingga dapat menimbulkan krtakutan yang berlebih. Kalau dibiarkan yang repot kita juga, soalnya kemana-mana pasti si anak minta diantar walaupun ada didalam rumah.

EmoticonEmoticon