Pengertian pendidikan karakter yakni satu upaya pengembangan serta mendidik karakter seseorang, yaitu kejiwaan, akhlak serta budi pekerti hingga menjadi lebih baik. Pengertian pendidikan karakter diartikan sebagai satu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada setiap orang yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, serta tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut. pendidikan karakter bisa dimaknai seseperti “the deliberate use of all dimensions of school life to foster optimal character development”.
Individu yang berkarakter baik atau unggul yakni seseorang yang berupaya melakukan perihal yang paling baik terhadap Tuhan YME, dirinya, sesama, lingkungan, bangsa serta negara serta dunia internasional pada biasanya dengan mengoptimalkan potensi (pengetahuan) dirinya serta disertai dengan kesadaran, emosi serta motivasinya (perasaannya).
Pendidikan karakter dapat juga diartikan dengan penerapan budi pekerti. Oleh karena itu dasar pendidikan karakter ini, baiknya diterapkan sejak usia kanak-kanak atau yang biasa disebut para ahli psikologi seperti usia emas (golden age), sebab usia ini terbukti anak dapat mengembangkan potensinya.
Anak-anak yang memiliki permasalahan dalam kecerdasan emosinya, bakal mengalami kesusahan belajar, bergaul serta tak ada bisa mengontrol emosinya. anak-anak yang bermasalah ini bisa dilihat sejak usia pra-sekolah, serta jikalau tak ada penanganan bakal terbawa sampai usia dewasa.
Sebaliknya para remaja yang berkarakter atau memiliki kecerdasan emosi tinggi bakal terhindar dari masalah-masalah umum yang dihadapi oleh remaja layaknya kenakalan, tawuran, narkoba, miras, perilaku hubungan lawan jenis secara bebas, dan seterusnya.
Beberapa negara yang telah menerapkan pendidikan karakter sejak pendidikan dasar diantaranya yakni ; Amerika Serikat, Cina, Jepang, serta Korea. Dan berdasarkan hasil penelitian di negara-negara ini menyebutkan yaitu implementasi pendidikan karakter yang tersusun dengan cara sistematis berdampak positif pada pencapaian akademis.
Kita berharap dengan diselenggarakannya pendidikan karakter, diharapkan manusia-manusia indonesia menjadi manusia yang berkarakter baik, berakhlak mulia, manusia yang unggul disegala bidang. Demikian sekilas pengertian pendidikan karakter.
Individu yang berkarakter baik atau unggul yakni seseorang yang berupaya melakukan perihal yang paling baik terhadap Tuhan YME, dirinya, sesama, lingkungan, bangsa serta negara serta dunia internasional pada biasanya dengan mengoptimalkan potensi (pengetahuan) dirinya serta disertai dengan kesadaran, emosi serta motivasinya (perasaannya).
Pendidikan karakter dapat juga diartikan dengan penerapan budi pekerti. Oleh karena itu dasar pendidikan karakter ini, baiknya diterapkan sejak usia kanak-kanak atau yang biasa disebut para ahli psikologi seperti usia emas (golden age), sebab usia ini terbukti anak dapat mengembangkan potensinya.
Anak-anak yang memiliki permasalahan dalam kecerdasan emosinya, bakal mengalami kesusahan belajar, bergaul serta tak ada bisa mengontrol emosinya. anak-anak yang bermasalah ini bisa dilihat sejak usia pra-sekolah, serta jikalau tak ada penanganan bakal terbawa sampai usia dewasa.
Sebaliknya para remaja yang berkarakter atau memiliki kecerdasan emosi tinggi bakal terhindar dari masalah-masalah umum yang dihadapi oleh remaja layaknya kenakalan, tawuran, narkoba, miras, perilaku hubungan lawan jenis secara bebas, dan seterusnya.
Beberapa negara yang telah menerapkan pendidikan karakter sejak pendidikan dasar diantaranya yakni ; Amerika Serikat, Cina, Jepang, serta Korea. Dan berdasarkan hasil penelitian di negara-negara ini menyebutkan yaitu implementasi pendidikan karakter yang tersusun dengan cara sistematis berdampak positif pada pencapaian akademis.
Kita berharap dengan diselenggarakannya pendidikan karakter, diharapkan manusia-manusia indonesia menjadi manusia yang berkarakter baik, berakhlak mulia, manusia yang unggul disegala bidang. Demikian sekilas pengertian pendidikan karakter.

EmoticonEmoticon