Tak terasa satu tahun telah berlalu. Bagi umat muslim di seluruh dunia tahun ini kita akan menyambut bulan ramadhan, bulan yang penuh rahmat, berkah dan ampunan. Sudahkah anda mempersiapkan segala sesuatunya ?.
Kewajiban berpuasa hanya untuk orang yang beriman kepada tuhannya dan bagi orang yang sudah akil baligh, dalam artian sudah cukup umur dan syaratnya.
Namun bagaimana dengan anak-anak anda yang masih di bawah umur ?, ada sebuah hadits mengatakan sebagai berikut : Tak ada hadiah yang lebih baik dari seorang ayah pada anaknya, kecuali ajaran moral yang baik.
Begitu mendalam maknanya, ungkapan agar anak di ajarkan berbagai aspek kebaikan untuk bekalnya kelak termasuk untuk berpuasa. Perlu waktu untuk melatih kebiasaan yang baik, agar hasilnya juga baik.
Berikut adalah beberapa tips yang bisa anda terapkan untuk mengajarkan berpuasa pada anak-anak Anda :
1. Belajar sambil berlatih
Berilah mereka pengetahuan tentang arti dan tujuan puasa dengan bahasa yang mudah dimengerti sesuai usia mereka kemudian biarkan anak untuk mencoba menahan haus dan lapar semampu mereka. Sambil berlatih, mereka akan meningkatkan kemampuan untuk bisa berpuasa dengan sempurna. Intinya tingkatkan semangat mereka untuk berpuasa dengan alasan yang benar.
2. Libatkan Sisi Emisonal Anak
Ajarkan puasa kepada dengan menceritakan kisah-kisah orang yang berpuasa.Hal ini karena Anak-anak sangat suka melakukan sesuatu yang berkaitan secara emosional dengan mereka. salah satunya dengan cara bercerita atau menggambar tentang cerita orang-orang yang berpuasa.
3. Beritahukan tujuan berpuasa
Masih ingat lagu bimbo dengan irik "ada anak bertanya pada bapaknya, buat apa berlapar-lapar puasa ?", Jika anak bertanya hal itu jawablah dengan bwnar dan bijak. berikan jawaban yang akan memberikan pondasi yang kuat terhadap keinginan anak untuk berpuasa. Beritahukan bahwa berpuasa merupakan kewajiban umat Islam, dan selama bulan Ramadan pahala yang didapatkan umat Islam akan berlipat ganda. dan tujuan berpuasa adalah untuk mematuhi perintah Allah SWT. Dengan demikian ni akan meningkatkan semangat mereka untuk berpuasa dengan alasan yang benar.
4. Berikan Ide
Jangan memberikan aturan-aturan yang belum bisa mereka cerna. Berikan saja atura pokoknya saja, seperti tidak boleh makan, minum, marah dan nangis. Karena dikhawatirkan jika mereka diberikan aturan-aturan yang sesungguhnya mereka akan cenderung malas untuk berpuasa. Ingat, mereka masih anak-anak, Perlahan tapi pasti mereka akan mengetahui aturan-aturan lainnya.
5. Tunjukkan ketertarikan
Jika orang tua merasa bahagia dan antusias dengan datangnya bulan ramadhan, maka secara otomatis anak pun demikian. Maka dari itu ajarkanlah ketertarikan terhadap sesuatu yang berguna dan bermanfaat kepada anak.
6. Jadikan satu pembelajaran dengan kasih sayang
Apapun hasilnya perlu di ingat bahwa mereka masih anak-anak dan sedang belajar. jadi, perlakukan mereka dengan penuh kasih sayang bagaimana pun mereka menjalani puasa mereka. Hargai usaha mereka untuk belajar berpuasa. Katakan bahwa Anda bangga dan bahagia melihat mereka bisa berpuasa, meski misalkan saja hanya setengah hari. Ini akan membuat percaya diri Anda menjadi tinggi dan membuat mereka semakin bersemangat untuk memperbaiki puasa mereka.
Hal penting dan perlu di ingat adalah, guru kencing berdiri, anak kencing berlari, Bagaimanapun juga anak akan meniru perilaku orang tuanya.
Kewajiban berpuasa hanya untuk orang yang beriman kepada tuhannya dan bagi orang yang sudah akil baligh, dalam artian sudah cukup umur dan syaratnya.
Namun bagaimana dengan anak-anak anda yang masih di bawah umur ?, ada sebuah hadits mengatakan sebagai berikut : Tak ada hadiah yang lebih baik dari seorang ayah pada anaknya, kecuali ajaran moral yang baik.
Begitu mendalam maknanya, ungkapan agar anak di ajarkan berbagai aspek kebaikan untuk bekalnya kelak termasuk untuk berpuasa. Perlu waktu untuk melatih kebiasaan yang baik, agar hasilnya juga baik.
Berikut adalah beberapa tips yang bisa anda terapkan untuk mengajarkan berpuasa pada anak-anak Anda :
1. Belajar sambil berlatih
Berilah mereka pengetahuan tentang arti dan tujuan puasa dengan bahasa yang mudah dimengerti sesuai usia mereka kemudian biarkan anak untuk mencoba menahan haus dan lapar semampu mereka. Sambil berlatih, mereka akan meningkatkan kemampuan untuk bisa berpuasa dengan sempurna. Intinya tingkatkan semangat mereka untuk berpuasa dengan alasan yang benar.
2. Libatkan Sisi Emisonal Anak
Ajarkan puasa kepada dengan menceritakan kisah-kisah orang yang berpuasa.Hal ini karena Anak-anak sangat suka melakukan sesuatu yang berkaitan secara emosional dengan mereka. salah satunya dengan cara bercerita atau menggambar tentang cerita orang-orang yang berpuasa.
3. Beritahukan tujuan berpuasa
Masih ingat lagu bimbo dengan irik "ada anak bertanya pada bapaknya, buat apa berlapar-lapar puasa ?", Jika anak bertanya hal itu jawablah dengan bwnar dan bijak. berikan jawaban yang akan memberikan pondasi yang kuat terhadap keinginan anak untuk berpuasa. Beritahukan bahwa berpuasa merupakan kewajiban umat Islam, dan selama bulan Ramadan pahala yang didapatkan umat Islam akan berlipat ganda. dan tujuan berpuasa adalah untuk mematuhi perintah Allah SWT. Dengan demikian ni akan meningkatkan semangat mereka untuk berpuasa dengan alasan yang benar.
4. Berikan Ide
Jangan memberikan aturan-aturan yang belum bisa mereka cerna. Berikan saja atura pokoknya saja, seperti tidak boleh makan, minum, marah dan nangis. Karena dikhawatirkan jika mereka diberikan aturan-aturan yang sesungguhnya mereka akan cenderung malas untuk berpuasa. Ingat, mereka masih anak-anak, Perlahan tapi pasti mereka akan mengetahui aturan-aturan lainnya.
5. Tunjukkan ketertarikan
Jika orang tua merasa bahagia dan antusias dengan datangnya bulan ramadhan, maka secara otomatis anak pun demikian. Maka dari itu ajarkanlah ketertarikan terhadap sesuatu yang berguna dan bermanfaat kepada anak.
6. Jadikan satu pembelajaran dengan kasih sayang
Apapun hasilnya perlu di ingat bahwa mereka masih anak-anak dan sedang belajar. jadi, perlakukan mereka dengan penuh kasih sayang bagaimana pun mereka menjalani puasa mereka. Hargai usaha mereka untuk belajar berpuasa. Katakan bahwa Anda bangga dan bahagia melihat mereka bisa berpuasa, meski misalkan saja hanya setengah hari. Ini akan membuat percaya diri Anda menjadi tinggi dan membuat mereka semakin bersemangat untuk memperbaiki puasa mereka.
Hal penting dan perlu di ingat adalah, guru kencing berdiri, anak kencing berlari, Bagaimanapun juga anak akan meniru perilaku orang tuanya.

EmoticonEmoticon