Tips Menjaga Pertumbuhan Gigi - Gigi seorang anak (bayi) merupakan bagian yang berkembang terus seperti juga anggota tubuh yang lain, meskipun tampak seperti benda keras. Banyak hal yang mempengaruhi gigi dan gusi tumbuh sehat dan kuat. Salah satunya adalah pemakaian botol dan dot. Jika kurang teliti memilih botol susu dan dot, dapat menyebabkan gerakan rahang kurang aktif, sehingga dapat mengganggu proses pengunyahan. Secara tidak langsung itu akan mempengaruhi bentuk pipi dan dagu.
Memang, yang paling sempurna adalah penyusuan langsung dari ibu. Namun, tidak semua ibu -karena berbagai sebab- dapat menyusui secara langsung. Bila ini terjadi, pakailah dot susu yang telah dirancang oleh para ahli, sehingga menyerupai bentuk puting ibu (orthodontic).
Agar tidak keliru memilih dot susu, ada cara tepat memilih dot yang baik diantara:
* Lunak
Pilihlah dot yang terbuat dari lateks (karet alam). Salah satu keunggulan lateks adalah kelunakan pada produknya sehingga mudah digunakan meskipun bayi masih muda (0-3 bulan)
* Pancarannya lunak, tidak membuat tersedak
Pilihlah dot yang memiliki pancaran lunak, sehingga bayi tidak mudah tersedak saat menyusu.
* Anti kembung
Pilihlah dot yang memiliki lubang khusus. Lubang khusus pada dot membuat bayi tidak mudah kembung.
* Bentuk dan disain orthodentis
Disain orthodentis ini:
1. Membantu menyempurnakan pertumbuhan gigi secara alami
2. Mempertahankan bayi melakukan gerakan menyusu secara aktif serupa menyusu pada ibu.
3. Merangsang produksi ludah agar bercampur air susu sebelum ditelan.
Selain pemakaian dot susu, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan agar gigi bayi terjaga pertumbuhannya, diantaranya:
*Tercukupinya zat fluoride
Zat fluroide adalah mineral yang sudah terbukti meningkatkan ketahanan gigi terhadap asam sehingga mengurangi kemungkinan pembusukan gigi. Jika zat fluoride kurang, dapat diberikan fluoride tambahan berbentuk tablet atau obat cair.
*Menu Makanan
Hati-hati terhadap kandungan gula dalam makanan karena merupakan penyebab utama pembusukan gigi. Untuk itu kurangi jumlah maupun frekuensinya.
*Membersihkan gigi anak
Jagalah agar gigi anak selalu disikat dan dibersihkan. Bersihkan gigi dan gusi bayi dengan lap basah yang bersih. Agar nyaman, pangku dan dekap kepala bayi di dada.
*Minuman malam
Jangan bolehkan seorang anak tidur dengan disertai botol berisi larutan bergula. Cairan ini akan menggumpal di sekitar gigi dan menimbulkan pembusukan. Bila perlu memberi minum, berilah air putih dengan dot yang bersih.
Sumber : Tabloid-nakita.com
Memang, yang paling sempurna adalah penyusuan langsung dari ibu. Namun, tidak semua ibu -karena berbagai sebab- dapat menyusui secara langsung. Bila ini terjadi, pakailah dot susu yang telah dirancang oleh para ahli, sehingga menyerupai bentuk puting ibu (orthodontic).
Agar tidak keliru memilih dot susu, ada cara tepat memilih dot yang baik diantara:
* Lunak
Pilihlah dot yang terbuat dari lateks (karet alam). Salah satu keunggulan lateks adalah kelunakan pada produknya sehingga mudah digunakan meskipun bayi masih muda (0-3 bulan)
* Pancarannya lunak, tidak membuat tersedak
Pilihlah dot yang memiliki pancaran lunak, sehingga bayi tidak mudah tersedak saat menyusu.
* Anti kembung
Pilihlah dot yang memiliki lubang khusus. Lubang khusus pada dot membuat bayi tidak mudah kembung.
* Bentuk dan disain orthodentis
Disain orthodentis ini:
1. Membantu menyempurnakan pertumbuhan gigi secara alami
2. Mempertahankan bayi melakukan gerakan menyusu secara aktif serupa menyusu pada ibu.
3. Merangsang produksi ludah agar bercampur air susu sebelum ditelan.
Selain pemakaian dot susu, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan agar gigi bayi terjaga pertumbuhannya, diantaranya:
*Tercukupinya zat fluoride
Zat fluroide adalah mineral yang sudah terbukti meningkatkan ketahanan gigi terhadap asam sehingga mengurangi kemungkinan pembusukan gigi. Jika zat fluoride kurang, dapat diberikan fluoride tambahan berbentuk tablet atau obat cair.
*Menu Makanan
Hati-hati terhadap kandungan gula dalam makanan karena merupakan penyebab utama pembusukan gigi. Untuk itu kurangi jumlah maupun frekuensinya.
*Membersihkan gigi anak
Jagalah agar gigi anak selalu disikat dan dibersihkan. Bersihkan gigi dan gusi bayi dengan lap basah yang bersih. Agar nyaman, pangku dan dekap kepala bayi di dada.
*Minuman malam
Jangan bolehkan seorang anak tidur dengan disertai botol berisi larutan bergula. Cairan ini akan menggumpal di sekitar gigi dan menimbulkan pembusukan. Bila perlu memberi minum, berilah air putih dengan dot yang bersih.
Sumber : Tabloid-nakita.com
